dparagon.com – “Awan ini namanya apa ya?” Pernah kepikiran nggak sih, kamu lihat langit ketika sedang cuaca cerah, atau sedang mendung, dan kepikiran hal itu. Nah, jika kamu pernah berpikir seperti itu, berarti artikel ini memang cocok untuk kamu baca. Yuk, cari tahu nama-nama awan yang sering ada di sekitar kita!

1. Awan Cirrus

awan cirrus          Cirrus ini terlihat seperti pita berwarna putih yang panjang dan tipis yang terhampar di langit biru. Biasanya ditemukan di ketinggian yang lebih dari 20.000 kaki atau sekitar 6000 meter. Cirrus terbentuk dari es kristal yang terbuat dari pembekuan tetes air yang super dingin. Perlu diketahui, saat matahari terbit atau terbenam, awan cirrus akan terlihat berwarna kuning terang atau merah.

2. Cirrostratus

awan cirrostratus          Cirrostratus dapat menutupi seluruh langit dan tebalnya mencapai lebih dari 1000 kaki. Cirrostratus ini cukup transparan, karena baik matahari ataupun bulan masih dapat terlihat melalui awan ini. Cirrostratus dapat terbentuk dari kristal es. Tipe Cirrostratus ini juga sulit untuk dideteksi, bahkan awan ini juga memiliki kemungkinan untuk membentuk halo, ketika awan ini membentuk cirrostratus nebulosus yang tipis.

3. Cirrocumulus

awan cirrocumulus          Cirrocumulus ini berbentuk gumpalan-gumpalan kecil yang biasanya tersusun dalam barisan panjang di langit. Cirrocumulus biasanya berwarna putih, namun terkadang bisa berwarna abu-abu. Ukuran gumpalan Cirrocumulus sama, atau bahkan lebih kecil. Ketika ia mulai menutupi langit, terkadang mereka terlihat seperti ombak pantai atau sisik ikan, itulah mengapa langit ini juga biasa disebut dengan “mackerel sky” atau langit ikan mackerel. Cirrocumulus biasa menghiasi langit ketika musim dingin, yang mengindikasikan cuaca terang namun bersuhu dingin.

4. Altocumulus

awan altocumulus     Altocumulus clouds normal nya berwarna putih atau abu-abu. Karakternya, tersusun dari gulungan bulat yang terhampar secara berlapis atau terpisah dalam petak, serta salah satu awan nya terlihat lebih gelap dan lebih besar. Biasanya mereka terusun dalam kelompok. Jika kamu melihat altocumulus ini di saat suhu hangat, bersiaplah akan datangnya hujan badai di sore hingga petang hari.

5. Cumulonimbus

awan cumulonimbus          Cumulonimbus clouds biasanya berhubungan dengan hujan lebat, salju, petir, dan terkadang tornado. Cumulonimbus ini merupakan awan yang paling ditakuti dalam dunia penerbangan. Ukurannya yang besar dan luas sering membuat kecelakaan pesawat terbang. Pada kondisi atmosfer yang memungkinkan, bisa jadi cumulonimbus yang tidak berbahaya akan berubah menjadi cumulonimbus yang besar dan menyebabkan hujan badai hebat yang biasa disebut dengan supercells.

Jadi? udah paham dong beda bentuk dan namanya? Sekarang kamu bisa kasih tau teman kamu yang belum tau, salah satu caranya dengan share artikel ini.

Tinggalkan Sebuah Balasan