GUNUNG DEMPO
GUNUNG DEMPO



dparagon.com – Gunung Dempo merupakan gunung yang terletak di sumatra selatan di ibu kota Palembang. Gunung ini juga salah satu gunung tertinggi diantara gunung sumatra selatan yaitu dengan ketinggian 3.195 mdpl. Gunung dempo masih aktif atau berapi dan masih sering mengeluarkan asap serta mengeluarkan sedikit lumpur ke lereng gunung atau di kaki gunung,selain itu  dempo  juga mempunyai jejeran gunung dengan gunung merapi.

Gunung ini mempunyai daya tarik yang sangat luar biasa terhadap para pendaki diantaranya adalah mempunyai pemandanganyang sangat indah dan menawan dengan adanya kebun teh yang luas beri ribu hektar yang mengelingi lereng dempo dan terdapat juga sebuah kawah yang sangat indah untuk di pandang serta bisa berubah rubah warna seketika saat dan waktu-waktu tertentu,terkadang bewarna putih,bewarna biru,hijau.

 

Keindahan Kawah Gunung Dempo

KAWAH GUNUNG DEMPO
KAWAH GUNUNG DEMPO
Gunung Dempo yang ternotabene gunung tertinggi di pulau sumatra dengan ketinggian 3.159 mdpl, kawahnya yang bisa berubah warna pada waktu-waktu tertentu. Warna kawahnya terkadang putih , biru atau hijau.

Jalur Pendakian Gunung Dempo

GUNUNG DEMPO
PEMANDANGAN  GUNUNG DEMPO
Untuk melakukan pendakiandempo kita harus agak berhati hati karena trek gunung ini agak menanjak dan juga kita sarankan untuk berolahraga sebelum mendaki agar badan fit dan kuat karena gunung ini lumayan tinggi dan trek lebih jauh dan panjang.
Awal pendakian kita memulai di kampung terdekat dengan gunung yaitu kampung ampat,kemudian kita akan berjalan menuju gerbang pintu hutan rimba,jalanya masih berupa aspalan dan berkerikil yang berada di keliling kebun teh,habis itu menuju plang perhutani.
Habis itu kita akan menuju puncak  dempo.dari shalter dua menuju puncak kita akan melewati dua jalur yang mana kita bisa melih jalan itu serta trek atau jalan tersebut masih menanjak dan banyak pohon pohon kecil yang berlumut,teknik scrambing masih sangatlah di butuhkan ada awal pendakian ini.menuju puncak dempo.

Simpan

Tinggalkan Sebuah Balasan