Percaya deh! Jika mendengar tentang hal-hal ini maka kamu akan teringat tentang Banjarmasin .

“Ah, masa sih?”

Daripada hanya bertanya-tanya, alangkah baiknya membaca tiap poin yang D’Paragon tulis berikut ini :

1. Kota Seribu Sungai

banjarmasin
kota seribu sungai via yadidabie.blogspot.com

Banjarmasin memang layak diberi julukan “Kota Seribu Sungai”, satu-satunya daerah di Indonesia yang dialiri banyak sungai, mulai dari sungai kecil hingga sungai besar. Sungai telah menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan warga Banjarmasin. Masyarakat Banjarmasin sejak zaman dahulu telah menjadikan sungai sebagai sarana untuk berbagai aktivitas, utamanya dalam bidang trasnportasi dan perdagangan.

Seberapa banyak sih jumlah sungai yang ada di Banjarmasin?

Menurut data yang diperoleh dari Dinas Kimprasko Banjarmasin menunjukkan bahwa pada tahun 1997 di Ibu Kota Kalimantan Selatan terdapat 117 sungai, namun sayangnya semakin lama jumlah sungai yang ada di sana turun menjadi 70 sungai pada tahun 2002, lalu pada tahun berikutnya hingga sekarang tersisa menjadi kurang lebih 60 sungai.

Sungai yang ada di Banjarmasin meliputi sungai Barito, Martapura, Kuin, Anjir Mulawarman dan masih banyak lagi. Sayang sekali jika pembangunan di Banjarmasin tidak dikendalikan dengan bijaksana. Bila jumlah sungai di Banjarmasin makin lama makin berkurang, apakah masih pantas menyandang julukan sebagai “Kota Seribu Sungai”?

2. Soto Banjar

banjarmasin
soto via www.resepmasakanindonesia.me

Makanan yang satu ini sudah menjadi kuliner ikonik di Banjarmasin, jadi tidak heran jika ada yang menyebut atau menulis soto Banjar maka kita akan langsung teringat tentang daerah di mana kuliner tersebut berasal.

Mungkin soto sangat mudah kamu temui hampir di semua daerah, namun Soto Banjar memiliki cita rasa yang berbeda dengan soto-soto lain yang sudah pernah kamu cicipi sebelumnya. Apa saja sih yang ada di dalam racikan seporsi soto Banjar?

Dalam seporsi soto Banjar, terdiri dari potongan ketupat, bihun, irisan tipis daging ayam kampung, irisan telur, wortel, bawang goreng dan tidak lupa dengan tambahan perkedel. Rasanya yang gurih ternyata dihasilkan dari olehan bumbu yang terdiri dari rempah-rempah, susu cair putih dan air kaldu ayam.

Kamu pun dapat menambahkan perasan jeruk nipis supaya rasa soto Banjar terasa lebih segar. Kebayang kan saat menyantap seporsi soto Banjar yang masih hangat dan menatap langsung hamparan sungai Martapura yang membelah kota, ditemani dengan alunan musik panting yang melantunkan beberapa lagu dengan irama musik Banjar.

3. Pasar Terapung

banjarmasin
floating market via fotokita.net

Hayo, siapa yang tidak tahu mengenai pasar terapung yang ada di Banjarmasin?
Astaga, kamu belum tahu? Yaudah, nggak apa-apa. ūüôā

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa sungai telah menjadi salah satu bagian dalam kehidupan warga Banjarmasin dalam melakukan berbagai aktivitas, khususnya dalam bidang transportasi dan perdagangan.

Di Banjarmasin sendiri terdapat beberapa titik yang dijadikan pusat untuk melakukan transaksi antara penjual dan pembeli, semacam pasar tradisional dan mengapung di atas air. Pasar terapung tersebut telah menjadi ikon wisata di Banjarmasin, apakah kamu tahu apa saja namanya?

Ya! Ada dua pasar terapung yang sudah tidak asing lagi namanya dan harus masuk ke dalam daftar tempat wisata yang harus kamu kunjungi saat jalan-jalan ke Banjarmasin. Nama dari kedua pasar terapung tersebut adalah pasar terapung Muara Kuin dan Lok Baintan. Keduanya berada di dua tempat yang berbeda, namun memiliki jam operasional yang hampir sama yakni mulai dari shubuh hingga kurang lebih pukul 9 pagi saja.

4. Pasar intan dan batu mulia lainnya

banjarmasin
pasar intan via nationalgeographic.co.id

Setiap kali mendengar pertanyaan di mana pasar intan dan batu mulia lainnya yang terbesar di Indonesia, pasti para penggemar dan kolektor intan langsung paham dan menjawab Banjarmasin lah gudangnya.

Banyak sekali pemburu intan yang nekat pergi ke Kalimatan Selatan untuk berburu dan menambah koleksi intan dan batu mulia langka lainnya. Tidak hanya pasar intannya saja yang terkenal, namun di sana juga terdapat pusat pendulangan intan.

 

Nah, setelah membaca keempat hal di atas, apakah kamu setuju jika 4 hal tersebut bisa dikatakan sebagai sesuatu yang identik dengan Banjarmasin ?

Tinggalkan Sebuah Balasan