Singkawang punya perayaan Cap Go Meh tiap tahun, Jawa Tengah punya Festival Dieng Culture, lalu di Banjarmasin punya festival tahunan apa ya?

Indonesia memang kaya akan keanekaragaman budaya yang menarik dari tiap-tiap daerahnya, dari ujung barat hingga ujung timur. Setuju nggak?

Dalam satu provinsi saja, bisa terdapat lebih dari satu suku bangsa dan memiliki ciri khas yang unik, meliputi adat istiadatnya. Tidak melulu tentang suku, biasanya tiap daerah memiliki sesuatu hal yang ikonik, entah dari segi budaya atau adanya lokasi yang memiliki sejarah atau festival tahunan yang hanya diselenggarakan di daerah tersebut. Seperti perayaan Cap Go Meh di Singkawang, upacara Kasada Suku Tengger di Kawasan Wisata Gunung Bromo, atau Festival Dieng Culture yang ada di Jawa Tengah.

Tidak jauh berbeda dengan acara tahunan yang telah disebutkan di atas, di Banjarmasin sendiri juga terdapat sebuah festival tahunan yang digelar secara besar-besaran dan menjadi favorit bagi warga yang tinggal di sana maupun wisatawan yang sedang berkunjung kesana.

festival budaya pasar terapung
festival banjar via www.tribunnews.com

Festival Budaya Pasar Terapung , festival rutin yang diselenggarakan sekali dalam setahun di Banjarmasin

Festival budaya ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2008 dan menjadi salah satu event besar untuk menyambut sebuah event besar milik daerah di tahun berikutnya. Kemudian festival budaya ini selalu terselenggara dengan sukses hingga sekarang.

Jika ada yang menyebut kata ‘Banjarmasin’ maka apa yang akan muncul di pikiranmu secara spontan? Pasar terapung? Nasi Kuning? Masakan olahan ikan patin?
Ya, itu semua memang menggambarkan Banjarmasin secara tidak langsung.

Pasar terapung Muara Kuin dan Lok Baintan merupakan pasar tradisional yang menjadi objek wisata dan menjadi kebanggaan Banjarmasin. Seperti namanya, pasar ini benar-benar mengapung di atas air, para pedagang dan pembeli bertransaksi di atas jukung, sebutan untuk perahu kecil yang merupakan perahu tradisional suku Banjar. Ada pula yang memakai perahu kelotok, perahu yang lebih canggih dari jukung karena memakai mesin motor untuk pengoperasiannya.

Namun seiring berkembangnya waktu, pasar tradisional ini terancam keberadaannya padahal pasar terapung terlanjur menjadi sebuah ikon wisata di Banjarmasin, lalu tercetuslah penyelenggaraan Festival Budaya Pasar Terapung yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Festival budaya tersebut tentunya bertujuan untuk melestarikan budaya Banjar dan mengenalkannya pada wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

Apa saja yang dapat kamu nikmati dalam festival budaya ini?

Festival Budaya Pasar Terapung ini diselenggarakan setiap tahun saat menjelang ulang tahun Banjarmasin, jadi festival ini biasanya diadakan sekitar bulan September hingga Oktober. Festival ini berlangsung selama kurang lebih 3 hari dan berlokasi di sekitar area eks kantor Gubernur Kalimantan Selatan. Banyak rentetan acara yang disusun sedemikian rupa untuk memeriahkan festival budaya ini, mulai dari…

1. Festival Kuliner

festival budaya pasar terapung
kuliner banjar via wisatakalimantan.wordpress.com

Saat yang tepat bagi kamu penikmat kuliner nusantara, karena pada Festival Budaya Pasar Terapung terdapat festival kuliner yang menyajikan banyak sekali panganan khas Banjarmasin, mulai dari nasi kuning, soto banjar, ketupat kandangan, olahan ikan patin, jajanan pasar dan masih banyak lagi. Kebayang kan nikmatnya mengudap makanan khas Banjar di tengah kemeriahan festival budaya?

2. Pasar Terapung

festival budaya pasar terapung
pasar terapung via www.getborneo.com

Bagi kamu yang tidak sempat merasakan belanja di pasar terapung Muara Kuin dan Lok Baintan, kamu dapat memanfaatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan pedagang-pedagang yang menggunakan jukung dan secara khusus hadir untuk ikut memeriahkan festival budaya tersebut.

3. Berbagai atraksi seni budaya

festival budaya pasar terapung
atraksi kesenian via forjumab.blogspot.com

Namanya juga festival budaya, jadi saat berkunjung ke festival ini kamu pun dapat menikmati berbagai atraksi kesenian dan budaya setempat, meliputi sinoman haderah, tarian tradisional, balogo dan masih banyak lagi acara kesenian dan budaya lainnya.

4. Lomba dayung tradisional

festival budaya pasar terapung
lomba dayung via blog.tokopedia.com

Suasana yang meriah juga dapat kamu nikmati saat lomba dayung tradisional berlangsung, ikut merasakan teriakan penonton mendukung tim idola mereka yang sedang bekerja keras berkejar-kejar an dengan tim lain menuju garis finish. Sangat menyenangkan bukan?

5. Lomba jukung hias dan tanglong

festival budaya pasar terapung
perahu hias via www.getborneo.com

Ini dia salah satu event yang paling dinanti saat festival budaya pasar terapung berlangsung. Bayangkan saja betapa meriahnya saat berada di tepian sungai Martapura dan melihat ratusan perahu jukung yang telah dihias memadati sungai. Sesuatu yang menarik dari lomba ini adalah penilaian yang berlangsung dua kali dalam sehari, yakni siang dan malam hari.

Saat siang hari, jukung hias memamerkan keindahan yang telah mereka rangkai lalu pada malam hari jukung menjadi lebih indah karena lampu hias tanglong yang memancarkan cahaya warna-warni, membuat malam di tepian sungai martapura menjadi lebih menarik.

 

Dan dari kelima rentetan tersebut masih banyak lagi yang bisa kamu nikmati di dalam Festival Budaya Pasar Terapung Banjarmasin. Nah, apakah kamu juga tertarik melihat langsung kemeriahannya? 😀

Tinggalkan Sebuah Balasan