Cari Kuliner yang Gak Cuma Enak ? Surabaya Surganya Kuliner yang Bikin Nagih

Surabaya Salah satu Kota besar yang ada di Negara kita Indonesia  yang tentu saja banyak keistimewaan di dalam kota tersebut. Saat ini kota Surabaya tumbuh menjadi sebuah kota industri yang maju dengan sangat pesat, hal ini tentu saja membuat perekonomian di Kota Surabaya menjadi semakin baik saja.

Selain terkenal dengan industrinya yang semakin hari semakin bertambah baik saja, ternyata kota Surabaya juga terkenal dengan kuliner khas surabaya yang banyak di buru oleh orang yang sedang berkunjung ke Kota Surabaya. Banyak sekali tempat kuliner di surabaya yang harus anda coba bila anda sedang berkunjung di Kota Surabaya.

Wisata kuliner surabaya memang di kenal dengan rasanya yang sangat khas, mulai dari kuliner siang surabaya hingga kuliner malam surabaya juga tersedia bagi para wisatawan yang sedang berkunjung ke Surabaya. Oke, pada kesempatan kali ini halomuda.com akan mengajak anda untuk membahas tentang tempat kuliner di surabaya yang tentunya bisa menjadi rekomendasi tempat makan yang enak saat anda sedang atau akan berkunjung ke Kota Surabaya.

Setidaknya akan ada beberapa kuliner khas surabaya yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini. Jadi simak baik-baik tempat kuliner surabaya yang akan di bahas oleh halomuda.com yakni blog kuliner yang membahas tentang makanan, minuman dan wisata kuliner.

.

1. Sate Klopo.

Surabaya memiliki kuliner unik yaitu sate kelopo, kuliner ini pun terbuat dari daging dan bukannya kelapa yang dibikin sate lho. Bedanya, Sate Klopo juga mencampurkan jeroan dan lemak sapi. Selain itu, sate ini akan dilumuri parutan kelapa terlebih dahulu sebelum dibakar.Sate Klopo  ini biasanya disajikan dengan karbohidrat sesuai pesanan. Nasi ada, lontong ada, tinggal pilih

Kamu bisa menemukan banyak penjaja Sate Klopo di Surabaya, tapi salah satu yang paling terkenal adalah warung Sate Klopo Ondomohen Bu Asih yang terletak di Jalan Walikota Mustajab no 36, Surabaya. Untuk mencicipi sate ini kamu perlu sedikit bersabar. Pasalnya meski terlihat sederhana, warung sate klopo yang satu ini tak pernah sepi pelanggan.

Sate Klopo biasanya buka setiap hari dari jam 7.30 sampai jam 23.30. Selama jam-jam buka itu, sebaiknya kamu peka sama jam-jam crowded kalo kamu mau mampir. Soalnya tiap jam-jamcrowded pelanggannya pasti bejibun banget sampe rela ngemper ngemper makan di luar.
Harganya cukup terjangkau untuk sekelas sate kelapa yang bisa bikin kamu nostalgia akan Surabaya tempo dulu. Nggak lebih dari 30ribu untuk sepuluh tusuk sate, nasi, lengkap beserta minumannya. Dan tentunya sate ayam akan dibandrol dengan harga yang lebih murah dari pada sate daging sapi dan sumsum.

2. Nasi Goreng Jancuk

Saat berkunjung ke Surabaya, Nasi Goreng Jancuk adalah salah satu yang gak boleh kamu lewatkan. Nasi goreng ini terkenal karena porsinya yang luar biasa banyak dan rasa pedasnya yang maksimal. Kuliner ini cocok bagi banget buat kamu yang memang doyan makanan pedas.

Untuk tiap 1 porsi nasi goreng jancuk menggunakan 20 cabe rawit (kabarnya mencapai 30 cabe rawit) serta masih dikasih tambahan sambal, bumbu rempah, dan bersiaplah untuk mandi keringat pada saat menyantap nasi goreng ini.

Pada saat pertama melahap nasi goreng ini anda akan merasakan sensasi pedas dan rasanya yang rame karena ada campuran daging udang, ayam , bumbu rempah, telur ayam, dan bawang goreng dengan tambahan krupuk udang dan acar.

Harga nasi goreng jancuk untuk 1 porsi adalah Rp 150.000,- yang terdiri dari 1 porsi nasi goreng jancuk (4-5 orang) yang disajikan langsung di atas penggorengan dan 1 pitcher es teh, cukup terjangkau jika makan nasi goreng ini bersama keluarga atau teman-teman.

Lokasi nasi goreng jancuk cukup mudah ditemukan karena letaknya berada di pusat kota Surabaya yaitu di Kartini Restoran yang ada di dalam Surabaya Plaza Hotel, Plaza Boulevard, Jalan Pemuda 31-37 – Surabaya.

 

3. Soto Lamongan Cak Har

 

Meskipun bukan merupakan kuliner khas Surabaya, namun Soto Lamongan Cak Har ini banyak diminati oleh warga asli Surabaya maupun wisatawan. Berbeda dengan soto Lamongan pada umumnya, di sini kuah soto menggunakan santan sehingga lebih kental dan gurih. Selain itu, taburan koya pun menambah nikmat santap kuliner Anda.

Tempat wisata kuliner yang terletak di Jalan Ir. H. Soekarno ini menyajikan soto dengan banyak pilihan mulai dari jeroan, daging ayam, brutu, kulit sampai ceker ayam. Menariknya, pengunjung banyak yang meminta balungan atau tulang ayam. Apa istimewanya tulang ayam ini? Pelanggan di sini senang menyesap tulang yang sudah lunak ini. Balungan ini diberikan secara gratis selama persediaan masih ada.

 

4. Nasi Krawu

Sayang banget kalau kamu datang ke Surabaya tanpa sempat menjajal penganan bernama Nasi Krawu ini. Berasal dari Gresik, Nasi Krawu merupakan perpaduan antara nasi putih yang pulen dengan semur daging, jeroan sapi, serundeng, dan sambal terasi

Untuk menikmati nasi krawu kita tidak perlu pergi jauh-jauh ke daerah makanan khas itu berasal, karena di Surabaya sendiri sudah banyak yang jualnya, apa lagi kalau pagi-pagi, banyak orang yang jualan di pinggir-pinggir jalan dengan beraneka macam makanan. Misalnya di Jalan Kerto Menanggal, sepanjang jalan banyak yang jualan makanan seperti nasi pecel Madiun, nasi pecel Ponorogo, nasi Gudeg, dan tentunya nasi Krawu.
Di jalan Kerto Menanggal ini sendiri, ada dua orang yang jual nasi Krawu dengan memakai keranjang di atas motornya untuk menata nasi tersebut. Dan salah satunya adalah nasi krawu Bu Mari. Dengan dibungkus daun pisang nasi krawu ini dijual dengan harga Rp. 10.000,00

 

5. Rujak Cingur

Masakan yang berasal dari Kota Surabaya, Jawa Timur. Rujak ini sangat mirip dengan rujak uleg atau rujak sayur, yaitu rujak yang proses pembuatan bumbunya dengan cara diuleg, sedangkan bahan dasar rujak itu sendiri adalah sayur mayur yang tentu penuh gizi.

Beda Rujak Cingur dan rujak uleg
Lalu apa bedanya rujak cingur dengan rujak uleg atau rujak sayur.? Seperti namnya, makanan khas Jawa Timur ini memiliki keistimewaan, yaitu adanya penambahan bahan cingur pada rujak.

Cingur adalah bagian dari badan Sapi, yaitu tulang rawan di sekitar bibir atau moncong Sapi. Dalam bahasa Jawa, Cingur berarti bibir. Selain di daerah bibir, bisa juga menggunakan tulang rawan di sekitar kaki Sapi (kikil)

Bagi warga Indonesia, khususnya penduduk Jawa Timur, makanan rujak cingur tentu bukan makanan yang asing lagi di lidah. Rujak yang disebut salad Jawa ini memang memiliki cita rasa yang unik, terutama pada bumbu rujak yang berbahan kacang goreng. Rujak cingur ini banyak di jumpai di Jawa timur khususnya di Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya. Di mall-mall besar pun di Jawa Timur selalu ada pujasera yang menyajikan rujak cingur sebagai menu utama. Kalau tidak suka Pedas bisa pesan yang tidak pakai lombok. karena rujak cingur selalu bumbunya di buat saat itu juga,jadi bisa diatur pedas atau tidak. Malah bisa melihat goyangan penguleknya yang khas jika mau membuat Rujak Cingur. Mari buru rujak cingur sekarang juga. yang Enak rujak cingur di Plasa Surabaya, Jl. Gajah Mada Sidoarjo (depan matahari) , Rujak Cingur di Ploso (Kecamatan Krembung – Sidoarjo). Mari Kuliner bersama Makanan Khas Jawa

Dari segi tampilan, kuliner rujak cingur boleh dibilang sederhana. Harga seporsinya pun terbilang murah karena dibanderol mulai dari 8 ribu saja. Tapi jangan salah, kuliner yang menjadi ciri khas kota Surabaya ini boleh dibilang sebagai primadona kuliner Surabaya lho!

 

 

6. Warung Kepiting Cak Gundul

Kepiting Cak Gundul surabaya dibandrol harga berkisar antara Rp 21.000,- sampai Rp 25.000,- per 100 gramnya. Kepiting memang bukan makanan langka, namun mendapatkan kepiting dalam jumlah tertentu juga bukan hal yang mudah.

Tidak hanya kepiting, resto Kepiting Cak Gundul 1992 juga menyajikan hidangan lain yang menggugah selera seperti penyetan tempe tahu, lele, terong penyet, gurami goreng/bakar, ikan dorang goreng/bakar dan menu menu yang lain di tampilkan dengan sambal terasi free yang siap mendongkrak selera.

Makanan lezat tidak komplet jika tidak dilengkapi minuman yang segar. Cak Gundul menyediakan aneka minuman segar panas dan dingin seperti: Kelapa Muda original, kelapa muda gelas panas/ dingin dengan berbagai rasa, Jeruk murni ,Panas /dingin, aneka teh panas/dingin, cincau, soda, minuman botol, air mineral, aneka jus dan lain-lain. Harga minuman dimulai dari RP 5000 hingga Rp 20 000,-

Makanan Seafood (berjenis ikan laut) kini sudah menjadi makanan favorit bagi kalangan masyarakat. Diantaranya kepiting, udang, kerang , cumi, ikan dll, dengan beraneka macam olahan yang membuat lidah para pecinta seafood rela merogoh kocek lebih. Karena harganya yang relative mahal.

Bagi Anda yang mempunyai selera makanan Seafood, di Surabaya ada depot Seafood bikinan pak Gundul yang terkenal diantara pencinta kepiting, karena bumbunya yang royal plus daging kepiting yang tebal dan fresh, depot ini berada di jl. Raya Kupang Indah. Sejak 1992 depot ini sudah dibuka, yang merupakan dari Pandaan, Pasuruan.

Lokasi Surabaya barat tepat di Jl. Raya Kupang Indah No. 45-C Surabaya, Jawa Timur.

7.Tahu Tek Pak Ali

Ada 2 versi tahu tek yang beredar di Surabaya, hampir semuanya penjual tahu tek di Surabaya menjual 2 varian ini. Yang pertama, pasti original yaitu lontong, tahu, kentan diberi bumbu kacang petis dengan aroma bawang putih. Disajikan dengan tauge pendek, acar timun dan kerupuk udang. Untuk versi kedua, sebenarnya cukup mirip. Hanya saja tambahan telur dadar yang dicampur tahu, membuat tahu tek semakin maknyuuus. Untuk versi kedua ini, orang-orang menyebutnya dengan tahu telur.

Tahu tek dan tahu telur ini adalah salah satu kuliner yang sangat common di Surabaya. Nah untuk kali ini, miss Greget akan merekomendasikan beberapa tahu tek yang paling maknyus di Surabaya yang miss Greget pernah coba.
Gak perlu panjang lebar menjelaskan tahu tek yang satu ini. Walaupun tempatnya hanya sebuah warung di pojok jalan Dinoyo, reputasinya sudah cukup kesohor di seantero Surabaya. Bahkan pak Bondan “Maknyus” saja pernah mampir di warung ini. Belum lagi deretan artis seperti Ahmad Dhani, Ari Lasso sampai VJ Daniel juga sudah pernah mencoba kelezatan tahu tek pak Ali.

Semua orang setuju kelezatan tahu tek ini terletak pada bumbu petisnya yang bener-bener kerasa. Pasta udang berwarna hitam ini memang kunci untuk rasa bumbu tahu tek yang mantap. Oleh karena itu, pak Ali tidak mau kompromi untuk masalah yang satu ini. Beliau masih memilih sendiri petis untuk warungnya. Hasilnya? Bumbu petisnya memang juara. Selain itu, untuk porsi juga JUMBO, jadi dijamin sangat mengenyangkan.

Sepiring tahu tek berisi tahu goreng, lontong, dan kentang yang digunting di atasnya. Ya, bahan-bahan yang digunting dan bukan diiris dengan pisau adalah keunikan dari panganan ini. Setelahnya ditambahkan kecambah dan taburan seledri serta disiram petis di atasnya. Tak lupa ditambahkan kerupuk juga sebagai pelengkap.

 

8. Warung Bebek Tugu Pahlawan

Menu satu-satunya di surabaya yang disediakan di sini adalah bebek goreng, hanya saja ukurannya yang bervariasi, seperti paha biasa, paha super, dada super dan protolan. Tinggal sebut saja porsi mana yang diinginkan. Biasa saya memesan dada/ paha super biar mantep makannya, sudah jauh pake antri lagi harus pesan yang sekalian besar biar puas.
Seporsinya berisi sepiring nasi putih, bebek goreng yang ditaburi serundeng, sambal dan lalapan timun. Rasa dari daging bebek gorengnya jangan ditanya lagi, top markotop, laziz, ajib, semuanya deh saya sebutkan. Dagingnya digoreng dengan tingkat kering yang sangat pas di luarnya, tapi di dalamnya berasa empuk dan tidak alot sama sekali, rasanya juga sangat gurih. Untuk sambalnya sendiri ada 2 jenis sambal yang disediakan, jujur saja saya kurang mengerti untuk jenis sambalnya. Sambal yang satunya sambal basah dan kurang pedas, sedangkan yang satunya lagi sambal kering dan berasa mantep abis pedasnya, pedas asin pas dengan selera saya.
Untuk minumannya ada es degan istimewa yang dijual tepat disamping warung tenda bebek ini, memang bebek Tugu Pahlawan tidak menjual minuman sama sekali. Rasa es degan disini juga sangat pas, manisnya pas, dagingnya pas, dan segernya juga pas banget. Dijamin cukup melegakan tenggorokan setelah menikmati bebek goreng. Menu Siip : Bebek Goreng (Rp. 11.000 – Rp. 14.000) Jam Buka : 18.00 – 22.00 Alamat Lokasi : Jl. Tembaan, seberang Tugu Pahlawan, Surabaya

9. Rawon Setan

Rawon adalah makanan khas surabaya, semacam soto tapi berkuah hitam pekat. Warna hitam ini berasal dari bumbu yang bernama kluwak. Rawon biasanya menggunakan bahan daging sapi yang telah dipotong-potong dadu, dan seringkali ditambahkan campuran jeroan atau kikil sapi.

Di Surabaya sendiri, kuliner rawon sudah jadi buruan para wisatawan. Salah satu yang paling terkenal adalah Rawon Setan karena potongan daging sapinya berukuran besar dan teksturnya empuk ketika digigit.

Rawon disajikan dengan campuran tauge mentah yang akan memunculkan sensasi rasa dan aroma yang menyenangkan ketika dimakan berbarengan dengan kuah rawon yang pekat. Tak lupa taburan bawang merah goreng yang makin mempercantik rasa dan penampilan. Selain rasa kuahnya yang mantap, Rawon Setan terkenal karena potongan daging sapinya berukuran besar dan teksturnya empuk ketika digigit.

Beberapa pilihan lauk disediakan untuk pelengkap, seperti tempe goreng, telur asin, telur pindang, empal daging, dan perkedel kentang. Namun di antara semua itu, Rawon Setan paling pas jika disantap bersama telur asin dan kerupuk udang. Jika suka dengan masakan pedas, anda bisa menambahkan sambal ke dalam rawon. Disini ada bisa memesan rawon dengan nasi terpisah maupun campur.

Kini di kota-kota lain, termasuk di Jakarta dan Bandung, banyak bermunculan warung nasi rawon yang turut menggunakan merek dagang “Rawon Setan”. Namun Rawon Setan Mbak Endang di  Jl. Malang Bubutan Surabaya Utara. Di seberang Hotel JW Marriot ini adalah warung rawon setan yang asli dan pertama ada di Indonesia. Rawon Setan ini pun telah lama menjadi kuliner unggulan Kota Surabaya. Asal mula kata “Setan” itu sendiri karena dulu warung rawon ini baru buka malam pukul 22.00 hingga dini hari. Jam operasionalnya dianggap sama dengan setan yang munculnya di malam hari. Namun sekarang Rawon Setan Mbak Endang ini sudah mulai buka sejak pagi dari pukul 07.30 – 22.00 WIB untuk hari Minggu hinga Selasa, dan 07.30 – 03.30 untuk hari Rabu hingga Sabtu

 

 

10. Tahu Campur

Hampir mirip dengan lontong balap tadi, Surabaya juga punya kuliner lain bernama Tahu Campur. Bedanya, kudapan ini terdiri dari daging sapi, perkedel, tahu goreng, dan selada. Salah satu yang jadi rekomendasi adalah tahu campur di Jalan Kalasan No 22 Tambak Sari. Cukup dengan 8 ribu saja, kamu sudah bisa menjajal lezatnya Tahu Campur khas Surabaya.

 

 

 

Tinggalkan Sebuah Balasan