Keliling kota dengan menggunakan bus double decker Malang City Tour.
keliling kota malang
Macito via mobilkomersial.com

Woohoo! Akhir pekan akan segera tiba, apakah kamu sudah merencanakan sebuah liburan singkat? Ada kabar gembira untuk kamu yang punya rencana untuk pergi liburan ke Malang. Ada kabar apa sih di sana?

Sejak awal tahun 2015, Dinas Kepariwitaan Kota Malang telah meresmikan bus wisata dan dikenal dengan Malang City Tour. Malang City Tour atau yang biasa disingkat dengan Macito ini secara fisik memang hampir memiliki kesamaan dengan bus Werkudara yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Surakarta, karena Macito merupakan bus yang memiliki double decker, bedanya adalah dari segi warna.

Alasan dibalik munculnya Macito?

Dilansir dari salah satu situs Pemerintah Kota Malang budpar.malang.go.id, tujuan diadakannya bus wisata ini adalah untuk memperkenalkan kepada wisatawan tentang Kota Malang itu sendiri. Seperti yang dipaparkan oleh Chusnul Huda, salah satu sopir Macito…

“Bus ini memperkenalkan masyarakat Malang ataupun wisatawan luar Malang atau luar negeri tentang kota Malang harapannya bus ini lebih maju lagi diperbanyak unitnya biar masyarakat lebih banyak yang naik dan masyarakat mengetahui kota Malang dan kami dapat memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat”

Keunikan apa saja sih yang dimiliki oleh Macito?

Menurut beberapa sumber media online mengatakan bahwa bus wisata kebanggaan warga Malang ini merupakan satu-satunya bus wisata di Jawa Timur yang bertingkat 2. Di Indonesia sendiri, daerah yang memiliki bus wisata yang serupa dengan Macito hanya ada di Jakarta. Sebenarnya di Surakarta pun ada bus wisata yang memiliki double decker, namun bentuknya jauh lebih modern dari Macito.

Bus dengan double decker memang masih eksis sampai sekarang, khususnya di London. Sebenarnya bus dengan double decker sempat eksis di Indonesia sekitar tahun 80 an, namun keberadaannya makin kesini malah makin hilang dimakan zaman. Namun di kawasan Asia, kamu masih bisa menjumpai bus bertingkat dua berkeliaran di jalanan, misalnya saja di Singapura, negara tetangga Indonesia.

keliling kota malang
awas, kepala! via m.google.com

Saat kamu memilih untuk duduk di salah satu kursi yang ada di lantai 2, kamu akan merasakan sebuah sensasi unik, tentunya lain dari pada yang lain. Kamu bisa merasakan semilirnya angin saat Macito mulai beraksi di jalanan. Dan satu lagi, kamu akan merasa takut atau panik atau perasaan lain saat bus wisata ini melewati pohon-pohon yang berdiri tegar di pinggir jalan. Tentu ada rasa takut kepalamu tersangkut di salah satu ranting dahan dan membuatmu reflek menunduk. :p

Kemana saja rute Macito?

Bus Macito ini beroperasi setiap hari dengan rute yang cukup singkat, yakni…

  • Start Balai Kota Malang – Alun-Alun Merdeka – Jalan Kawi – Jalan Ijen – putar balik di Simpang Balapan – kembali ke Balai Kota.

Bagaimana jika ingin menumpang Macito untuk keliling Kota Malang?

Meskipun bus Macito ini beroperasi setiap hari, namun tetap ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan jika ingin menumpang Macito untuk keliling Kota Malang. Ternyata ada beberapa jadwal khusus, yakni untuk hari Senin – Jumat, bus wisata ini hanya melayani wisatawan asing yang ingin berkeliling Kota Malang secara gratis, short trip ini sudah dilengkapi dengan pemandu wisata yang sudah berpengalaman.

Lalu untuk hari Sabtu dan Minggu, bus ini melayani untuk wisatawan lokal maupun warga Malang yang ingin berkeliling kota gratis. Ingat ya, jadwal Macito beroperasi adalah mulai pukul 09.00 pagi hingga 12.00 siang. Perkecualian untuk hari Minggu, Macito beroperasi mulai pukul 09.30 pagi, hal ini karena bus berangkat setelah menunggu acara rutin (Car Free Day) usai. Satu hal lagi, Macito hanya memiliki satu shelter saja, yakni di Balai Kota Malang saja, jadi tempat untuk berangkat dan pemberhentian terakhir adalah Balai Kota Malang.

Tips khusus jika ingin keliling Kota Malang dengan Macito…

keliling kota malang
naik Macito via instagram.com
  1. Datang lebih awal dari jadwal, mengingat banyaknya calon penumpang yang sangat antusias untuk naik Macito.
  2. Membawa minuman, meskipun perjalanannya sangat singkat hanya berlangsung sekitar 15menit saja. Ingat, jangan sampai membuang sampah sembarangan, apalagi melemparnya ke jalan.
  3. Jika kamu memilih untuk duduk di lantai 2, jangan lupa memakai topi, supaya tidak kepanasan dan hati-hati saat bus melewati deretan pohon.
  4. Budayakan antri, jika kamu tidak kebagian untuk merasakan naik Macito, lapang dada ya!

 

 

Sumber http://budpar.malang.go.id

Tinggalkan Sebuah Balasan